Senin, 03 Oktober 2016

Sh!t #1


 
3 years later...
Setelah keadaan negara Indonesia kembali aman dari virus dan sisa sisa mayat sudah dibersihkan para survivor yang selamat dikembalikan ke negaranya.
"After all, finally we can go home"
Ucap Dicky
"Yup 3 tahun sudah berlalu dan serasa sangat kangen dengan keadaan negara sendiri"
Sahut Danang
"Ya walaupun tidak akan ada yang menyambut kita disana"
Lanjut Irma
"Setidaknya kita bisa pulang"
Ucapnya lagi
"Semua warga kebangsaan indonesia diharapkan segera menuju pesawat"

Senin, 04 Mei 2015

Knife And Rose/7 (Distruction and the Truth)


Created by Mila(Shinda) & Aditya(Anonymous)
Sudut pandang Shinda
**********************************************************
Masih........masih.....belum. ini masih belum berakhir, awan hitam terus memancarkan kilat. Beberapa kejadian gila malam ini membuatku yakin bahwa dunia ini sudah penuh oleh dendam, dan tak banyak lagi manusia yg berjalan di muka bumi. R salah satunya.
"Anon.......Anon..."

Jumat, 01 Mei 2015

Knife And Rose/6 (Hyper & Hysteria)




Created by Aditya(Anonymous) & Mila(Shinda)

Sudut Pandang Anonymous

***************************************************

“HUAAAARRGGGHHHH”

Manusia manusia sialan itu menyerangku dengan beringas dan mereka seperti melakukan itu tanpa ada rasa sakit yang mereka rasakan disetiap luka yang kubuat, setiap aku membunuh satu dari mereka akan tumbuh 2 dari mereka ya memang mungkin terdengar sangat tidak masuk akal tapi itulah yang terjadi

“sialan kalian!!!!”

“BRUAKKK......CRESSSTTT............BRUUUKKK.......ARGGHHHHH...”


Knife And Rose/5 (SHINDA & SHINDY)




Created by Mila (Shinda) & Aditya (Anonymous)

Sudut Pandang Shinda

******************************************

 Bergema....

Suara teriakan Anon yg mengutuk kepergian sosok aneh tadi memecah malam.  Aku masih tak percaya pada apa yg aku lihat.  Anon memiliki perubahan bentuk tubuh yg hampir sama seperti Hysteria.

"sweety, are you okay"

 "yeah, i'm fine"
 suara Anon memecah lamunanku

 "boleh kulihat lukamu?"
Tanyaku


Rabu, 29 April 2015

Knife And Rose / 4 (Night Wish)




Created by Aditya (Anonymous) & Mila (Shinda)

Sudut Pandang Anonymous


“you are my beautifull dark angel”

Entah mengapa kata kata itu yang pertama kali kuucap setelah mengetahui kalau dia sadar dari Hysteria modenya, dia tersadar dengan senyuman kecil yang menurutku cukup manis itu, tapi jika dalam mode hysterianya aku tidak dapat melihat senyuman itu lagi

“oh apa aku sudah membunuh mereka semua?”
Tanya Shinda

“ya kau melakukannya dengan baik”

“oh tapi aku berharap tidak mengeluarkan Hysteria modeku jika masih ada kau disekitarku”
Ungkapnya


Knife and Rose / 3 (The Hysteria)





 
Created by Mila (Shinda) & Aditya (Anonymous)

Sudut pandang Shinda

******************************************************************

Gemuruh suara guntur, kilatan cahaya dari langit berpetir, rintik hujan. semuanya bisa kurasakan seperti dalam gerakan lambat. begitu menyakitkan untuk dinikmati tapi inilah yg terjadi.
 Anon, pria yg sebelumnya ada di smping ku tiba-tiba terduduk meringis, sebuah pisau dengan corak bungan mawar pada gagangnya menunjukan jelas siapa pemiliknya.

"Redlily"
gumam Anon

"siapa?"
 tanya ku yg masih bingung


Knife And Rose/2 (Just Kill Everyone)




 Created by : Aditya (Anonymous) & Mila (Shinda)
Sudut pandang Anonymous
***************************************************

Aku dan Shinda mulai berjalan menyusuri jalan setapak yang makin lama membawakami masuk kedalam hutan, terdengar suara beberapa binatang yang seperti menyambut kedatangan kami di dunia ini lagi, hawa dingin dan juga sunyi ini seperti tidak dapat kurasakan lagi mungkinkah ini efek dari siksaan yang kudapatkan dineraka tadi ah tapi sudah tidak aku pikirkan lagi tentang hal itu, kulirik Shinda yang berada disampingku dapatku lihat raut wajah seperti cemas yang terukir diwajahnya, tapi memang tak bisa kubohongi diriku ini wajahnya memang begitu menawan dan membuat jiwaku tenang, ah tidak mungkin aku ini pembunuh tidak mungkin ada perasaan seperti ini.

“SREEEKKK...........SREEKKK”